Fahd A Rafiq Mendukung Kereta Api Cepat Menjadi Penghubung Perekonomian Jakarta dan Bandung

Fahd A Rafiq mendukung Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) membuat perekonomian antara Jakarta dan Bandung akan berjalan dengan lancar.

Fahd A Rafiq Mendukung Kereta Api Cepat Menjadi Penghubung Perekonomian Jakarta dan Bandung
Fahd A Rafiq Mendukung Kereta Api Cepat Menjadi Penghubung Perekonomian Jakarta dan Bandung. Gambar : Dok. Istimewa

BaperaNews - Pengembangan konektivitas menjadi fokus utama Pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam upaya meningkatkan konektivitas, Pemerintah telah meresmikan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) pada tanggal 2 Oktober 2023, yang diberi nama Whoosh, singkatan dari Waktu Hemat, Operasi Optimal, dan Sistem Hebat.

Ketua Umum DPP Bapera Menyampaikan Bahwa Kereta Api Cepat Jakarta Bandung ini dinilai akan membuat perekonomian antara Jakarta dan Bandung akan berjalan dengan lancar.

“Kecepatan kereta yang mencapai 350km/jam membuat orang mudah bertransmigrasi dari Jakarta ke Bandung yang dimana dua kota tersebut merupakan kota yang cukup berpengaruh dalam sisi perekonomian di Indonesia.” Ujar Fahd A Rafiq, (Jumat, 13/10).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto baru-baru ini turut mencoba Whoosh dan memberikan testimoni positif. "Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini pergerakannya stabil, kualitasnya bagus," kata Menko Airlangga.

Whoosh adalah kereta cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara dengan kecepatan rata-rata mencapai 350 km/jam. Dengan kecepatan tersebut, kereta ini mampu menempuh perjalanan sejauh 142,3 km dalam waktu hanya sekitar 45 menit.

Kereta Cepat Whoosh memiliki empat stasiun pemberhentian, yakni Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar. Dengan kapasitas hingga 601 penumpang, Whoosh menyediakan tiga kelas pelayanan, yaitu VIP, First Class (Kelas 1), dan Second Class (Kelas 2). Fasilitas yang ditawarkan juga meliputi stopkontak, footrest, rak bagasi, gantungan tas, mini bar, dan toilet aksesibel dengan sensor otomatis.

“Kereta Cepat ini memiliki tingkat stabil yang sangat tinggi, maka dari itu adanya kereta api ini walaupun dinilai memiliki kecepatan yang sangat tinggi namun tetap memiliki tingkat kenyamanan yang sangat baik bagi para penumpangnya.” Ujar Fahd A Rafiq, (Jumat, 13/10).

Sebelum diresmikan, Whoosh telah melalui uji coba selama dua minggu yang diikuti oleh 49 ribu penumpang. Hasilnya, kereta cepat ini mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Whoosh adalah medium transportasi yang efisien, ramah lingkungan, dan terintegrasi dengan moda transportasi lainnya, termasuk Transit Oriented Development (TOD). Dalam perjalanannya, Pemerintah berencana untuk memperluas jaringan kereta cepat ini hingga ke Surabaya untuk memberikan manfaat konektivitas yang lebih luas.

Penulis : Ahmad G