Cuaca Arab Saudi Kurang Bagus, Ini Pesan Kemenag Untuk Jemaah Haji Lansia

Kementerian Agama menghimbau kepada para jemaah haji lansia Indonesia untuk hindari aktivitas di luar karena kondisi udara di Madinah sedang panas terik.

Cuaca Arab Saudi Kurang Bagus, Ini Pesan Kemenag Untuk Jemaah Haji Lansia
Pesan Kemenag Untuk Jemaah Haji Lansia. Gambar : Republika/Dok. Syahruddin El-Fikri

BaperaNews - Kementerian Agama (Kemenag) menghimbau para jemaah haji lansia asal Indonesia untuk menghindari kegiatan di luar ruangan selama berada di Madinah, Arab Saudi.

Direktur Pelayanan Haji dalam Negeri Kemenag RI Saiful Mujab mengungkap saat ini cuaca di Madinah sangat panas mencapai 41 derajat celcius yang jelas akan berdampak pada kesehatan jemaah terutama jemaah lansia.

“Tetap jaga kesehatan dan hindari aktivitas di luar ruangan, mengingat saat ini kondisi udara di Madinah sedang panas terik dan suhu bisa mencapai 41 derajat celcius” tutur Mujab hari Jumat (25/6).

Saiful juga menghimbau para jemaah haji lansia tidak memaksakan diri untuk menjalankan ibadah sunnah jika memang kondisi kesehatannya tidak memungkinkan, salah satu ibadah yang ia maksud ialah shalat jamaah di Masjid Nabawi. Jemaah bisa melaksanakan shalat di hotel.

“Jemaah bisa shalat di hotel saja untuk menghindari kelelahan” sambungnya.

Sedangkan bagi jemaah yang merasa sehat dan tetap ingin menjalankan shalat di Masjid Nabawi, ia menghimbau agar jemaah mencatat nomor pondok hingga memakai identitas pengenal jemaah serta pakai pelembab bibir dan kulit atau sunscreen agar terhindar dari iritasi akibat cuaca panas.

Baca Juga : Arab Saudi Beri Jatah Tambahan 8.000 Kuota Haji Untuk Indonesia

Jemaah haji lansia bisa mencatat nomor kontak petugas penyelenggara ibadah haji agar bisa meminta bantuan ketika butuh pertolongan, juga jangan sampai tukar menukar gelang identitas serta pergi dan pulang dari Masjid dengan berkelompok.

“Jika alas kaki hilang, jangan memaksa diri pulang ke hotel tanpa alas kaki di siang hari sebab jalanan sangat panas, hubungi petugas yang ada di sekitar saja” lanjutnya.

Terakhir, Mujab menyarankan agar jemaah menjaga kesehatan dengan makan minum istirahat cukup serta minum air mineral secara teratur agar terhindar dari dehidrasi.

Lebih baik juga minum oralit 1 sachet per hari yang dicampur air mineral untuk memaksimalkan kebugaran tubuh, mengganti cairan tubuh yang hilang akibat cuaca terik.

“Kepada seluruh jemaah haji Indonesia jangan sungkan minta bantuan petugas, sejak di embarkasi sampai penerbangan sampai tanah suci nanti. Jika ada kesulitan atau butuh bantuan segera hubungi petugas haji Indonesia” tutup Mujad.

Diharap para jemaah haji bisa memahami dan menerapkan anjuran ini agar bisa menjalankan ibadah haji dengan lancar dan sehat pulang sampai tanah air dengan penuh kesan.

Baca Juga : Lebaran Haji 2023 Akan Tiba, Simak Cara Cek dan Jadwal Keberangkatan Haji 2023