Mulai 7 Maret Pemprov NTT Imbau Warga untuk Jalan Kaki

Mulai 7 Maret 2023 Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terbitkan Surat Edaran berisi himbauan kepada warga agar lebih sering jalan kaki.

Mulai 7 Maret Pemprov NTT Imbau Warga untuk Jalan Kaki
Mulai 7 Maret Pemprov NTT imbau warga untuk jalan kaki. Gambar : Pexels.com/Dok. Plato Terentev

BaperaNews - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur terbitkan Surat Edaran berisi himbauan kepada warga agar lebih sering jalan kaki agar laju inflasi terkendali. Kepala Biro Administrasi dan Perekonomian Pembangunan Setda NTT Lery Rupidara menyampaikan SE jalan kaki telah ditandatangani Gubernur NTT Viktor Laiskodat sejak 7 November 2022.

“Tertanggal 2 November 2022 itu sudah ada SE jalan kaki atau bersepeda kemanapun jaraknya terserah kemampuan dan kebutuhan tiap warga. Ini sifatnya himbauan, bertujuan untuk kendalikan inflasi serta ramah lingkungan, sehat” tutur Lery Rupidara pada Selasa (28/2).

Menurutnya, ajakan kepada warga NTT untuk banyak jalan kaki ini ialah hal yang positif, bermanfaat untuk kesehatan tubuh juga bisa mengurangi emisi dari kendaraan bermotor.

“Misal jarak dekat bisa jalan kaki saja atau bersepeda. Tapi itu pertama sekali dalam rangka mengurangi inflasi, juga untuk mengurangi emisi dari gas kendaraan, serta ramah lingkungan dan bagus untuk kesehatan” imbuhnya.

Lery Rupidara menegaskan himbauan warga NTT untuk jalan kaki tersebut sifatnya moral, maka tidak ada kewajiban untuk melakukannya, sesuai keinginan masing-masing, sesuai hak asasi masing-masing warga.

“Bersifat moral aja, itu kan haknya orang, karena dari data itu orang Indonesia malas jalan kaki” lanjutnya.

Baca Juga : Pemprov NTT Buat Aturan Baru: Siswa SMA/SMK Wajib Masuk Sekolah Jam 5 Pagi

Lery Rupidara mengaku ia sendiri juga sering melaksanakan himbauan jalan kaki tersebut, begitu pula dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Laiskodat, sering jalan kaki.

“Saya jalan kaki dari rumah ke kantor, tapi kita melihat kesibukan juga, kalau memungkinkan saja, kalau tidak memungkinkan ya tidak usah” pungkasnya.

Mulai 7 Maret 2023 Warga Dihimbau Jalan Kaki

Himbauan untuk jalan kaki ini mulai diberlakukan pada 7 Maret 2023 mendatang. Namun tidak ada sanksi bagi warga yang tidak menjalankan, himbauan jalan kaki hanya bersifat dorongan dan saran agar warga sadar manfaat jalan kaki untuk kesehatan.

Menurut Lery Rupidara, jalan kaki ini ramah lingkungan, bisa lebih menghemat uang. Ia menyayangkan warga NTT ada yang ke Masjid dengan jarak 200 meter saja harus pakai kendaraan, padahal menurutnya jarak 200 meter itu sangat dekat dan warga bisa jalan kaki untuk menjangkaunya.

Jalan kaki memang bermanfaat untuk kesehatan, membiasakan tubuh aktif. Tidak ada salahnya untuk menjalankan himbauan jalan kaki, kondisional sesuai kesibukan dan jarak yang butuh untuk ditempuh.

Baca Juga : Benarkah Jalan Kaki Bisa Turunkan Berat Badan? Simak Kata Ahli