Suka Duka Jadi Kurir: Sering Kena Komplain Pelanggan, Gaji Dibayar Per Paket

Kurir paket berbagi cerita tentang suka-dukanya antarkan paket, mulai dari sering terima komplain hingga gajinya dihitung per paket pesanan

Suka Duka Jadi Kurir: Sering Kena Komplain Pelanggan, Gaji Dibayar Per Paket
Lika Liku menjadi kurir paket. Gambar : Freepik.com

BaperaNews - Kurir paket sering menjadi orang yang ditunggu bagi mereka yang suka belanja online. Kurir paket menjadi sosok yang berjasa, mengantar barang yang dibeli hingga aman dan selamat sampai alamat tujuan.

Di balik itu, ada perjalanan tidak mudah yang dialami para kurir paket. Dalam sehari, ia harus mengirim ratusan paket, ada cerita suka dan duka di baliknya.

Sebagaimana dikisahkan detikcom, Salah satu kurir paket dari J&T Express bernama Febryansah menceritakan pengalamannya. Ia menyebut salah satu dukanya ialah sering dikomplain oleh pelanggan ketika paket rusak atau barang yang sampai tidak sesuai.

“Diomelin orang sering terjadi karena barang tidak sesuai, kita prinsipnya tugas kita mengantar aja, kalau tidak sesuai atau rusak bukan di kendali kita tapi komplainnya banyak ke kurir” ujarnya Jumat (9/9).

Duka berikutnya ialah ketika pelanggan paket tidak mau menerima barang COD (cash on delivery) atau paket yang bayar di tempat, paket harus dikirim kembali ke gudang. “Kalau COD orangnya ga nerima kan mau nggak mau balik lagi ke gudang, itu rugi di kurir karena nggak masuk paket yang kita antar kalau balik lagi ke gudang” imbuhnya.

Baca Juga : Tarif Ojol Resmi Naik, Potongan Aplikasi Turun Jadi 15%. Berlaku 10 September!

Kemudian, ia juga mengungkap, semakin sedikit paket yang diantar, semakin sedikit juga pendapatan kurir, sebab gaji yang didapat dihitung per paket yang diterima pelanggan. “Misalnya Cuma kirim 30 dalam sehari itu pahit banget, belum lagi kan kita hitung-hitungan masuk gudang parkir, bensin, servis, kita sendiri semua” tuturnya.

Sedangkan terkait gaji, Ferby menyebut gaji yang diterimanya ialah Rp 1.500 per paket, jika dalam sehari ia mengirim sekitar 120 paket, ia bisa mendapat gaji sekitar Rp 4 juta rupiah sebulan.

“Gaji kita itu dihitungnya Rp 1.500 per paket, nah, itu kita atur banyak-banyakan paket yang diantar. Ya gaji sebulan megang lah Rp 4,2 juta, tapi itu tidak nentu juga, kalau lagi banyak paketnya kaya ada promo 99, atau menjelang hari raya juga banyak” terangnya.

Sukanya, menjadi kurir paket juga terkadang mendapat tip dari pelanggan, terutama yang menggunakan COD. “Kadang dilebihin Rp 2.000, misalnya orang bayar paket Rp 58.000, uangnya Rp 60.000, sisanya udah ambil aja gitu” pungkasnya.

Kurir paket lain bernama Rizky yang bekerja di ekspedisi Anteraja juga mendapat gaji per paket yang diantar yakni Rp 1.750 per paket. Ia merasa senang gajinya dihitung per paket, jadi ia bisa mendapat gaji lebih besar dengan semakin banyak paket yang diantar.

Baca Juga : Naik Jadi Rp 14.500, Erick Thohir : Kemungkinan Harga Pertamax Bisa Turun