Menuai Tanggapan, Imam Katolik Asal NTT Lahir Dari Keluarga Islam

Pater Gusty, seorang imam Katolik lahir dari keluarga Islam membagikan kisah inspiratif tentang toleransi beragama di NTT.

Menuai Tanggapan, Imam Katolik Asal NTT Lahir Dari Keluarga Islam
Menuai Tanggapan, Imam Katolik Asal NTT Lahir Dari Keluarga Islam. Gambar : Kolase Tangkapan Layar TikTok/@paterkosmas_ocd

BaperaNews - Pater Gusty, OCD, seorang imam Katolik yang lahir dari keluarga Islam, menjadi sorotan ketika ia kembali ke kampung halamannya di Desa Mbarungkeli, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Pulau Flores, setelah ditahbiskan. Keunikan kisahnya terletak pada latar belakangnya yang lahir dari keluarga Islam, tetapi memilih jalan menjadi imam Katolik.

Kisah hidup Pater Gusty memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang memiliki tingkat toleransi beragama yang tinggi. Sebagaimana ditampilkan dalam video yang viral di media sosial, Pater Gusty disambut dengan kehangatan oleh keluarganya yang mayoritas beragama Islam saat ia pulang ke NTT.

Di dalam video, tampak seorang perempuan berbaju muslimah biru yang diduga kuat sebagai ibunya, meneteskan air mata saat berjumpa dengan putranya.

"Seorang imam Katolik yang lahir dari rahim keluarga Islam", begitu tulisan yang muncul dalam video tersebut.

Tentunya, keputusan Pater Gusty untuk menjadi seorang imam Katolik memang jarang terjadi, tetapi kisah ini menunjukkan bahwa toleransi beragama di Indonesia masih terjaga dengan baik, terutama di daerah-daerah seperti NTT. Netizen pun memberikan berbagai tanggapan mengenai video yang diunggah oleh akun TikTok @paterkosmas_ocd tersebut.

"Di NTT emang bagus toleransinya. Luar biasa." Salah satu dari mereka, @user2422558329763 mengomentari.

Baca Juga : PN Jaksel Izinkan Nikah Beda Agama Pada Pasangan Kristen Protestan Dengan Katolik

Keputusan Pater Gusty untuk menjadi seorang imam Katolik tentu bukan hal yang mudah, terlebih ia lahir dari keluarga Islam. Namun, dukungan dan kehangatan yang ditunjukkan oleh keluarganya menegaskan bahwa hubungan kekeluargaan dan cinta kasih tetap menjadi hal yang paling utama.

"Subhanallah. Yang beda hanya jalan menuju 'Sang Pemilik Cinta'. Tapi sesungguhnya cinta dan sayang tidak akan berubah antara seorang ibu ke anak. Begitupun sebaliknya." Seperti dikutip dari akun TikTok @dj_malaum.

Berbagai tanggapan dari netizen menunjukkan bahwa kisah Pater Gusty ini telah menjadi inspirasi banyak orang untuk selalu menjaga nilai-nilai toleransi beragama di Indonesia. Melalui kisah ini, kita diingatkan kembali tentang keberagaman dan keunikan Indonesia sebagai negara yang memiliki berbagai etnis dan agama.

Dengan kisah inspiratif seperti ini, semoga masyarakat Indonesia semakin memahami pentingnya toleransi beragama dan menghargai keputusan individu dalam menjalankan keyakinannya. Sebagai sebuah negara yang kaya dengan budaya dan agama, keberagaman harus menjadi kekuatan dan bukan sebaliknya.

Untuk Anda yang ingin melihat momen haru reuni Pater Gusty dengan keluarganya, Anda dapat mengunjungi akun TikTok @paterkosmas_ocd. Kisah ini tentunya menjadi bukti nyata bahwa Indonesia masih memiliki semangat toleransi beragama yang kuat.

@baperanews.com Pater Gusty, OCD, seorang imam Katolik yang lahir dari keluarga Islam, menjadi sorotan ketika ia kembali ke kampung halamannya di Desa Mbarungkeli, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Pulau Flores, setelah ditahbiskan #beritaviral #toleransi #baperanews ♬ Untukmu Aku Bertahan - Afgan

Baca Juga : Depok dan Cilegon Jadi Kota Paling Rendah Toleransi di Indonesia