Fiersa Besari Kecelakaan Tunggal di Sulsel

Musisi Fiersa Besari dan timnya mengalami kecelakaan tunggal ketika mereka sedang dalam perjalanan dari Bone ke Makassar, Sulawesi Selatan.

Fiersa Besari Kecelakaan Tunggal di Sulsel
Kronologi Fiersa Besari Kecelakaan. Gambar : Instagram.com/@fiersabesari

BaperaNews - Musisi Fiersa Besari dan timnya mengalami kecelakaan, mobil yang mereka tumpangi hampir masuk jurang. Kecelakaan terjadi ketika mereka dalam perjalanan dari Bone ke Makassar, Sulawesi Selatan.

Mobil yang ditumpangi Fiersa Besari dan tim melaju di Jalan Poros Bone Makassar pada Minggu dini hari (4/6). Fiersa sendiri baru saja manggung di Bone pada Sabtu (3/6).

Fiersa menyebut ia dan tim langsung ke Makassar setelah manggung di Bone karena harus mengisi acara Java Jazz di Jakarta pada Minggu (4/6) malam, sebab itu ia mengejar untuk bisa mendapat jam penerbangan pagi dengan berangkat dini hari dari Bandara Makassar untuk tujuan Jakarta.

“Saya dan tim kan baru manggung di Bone, hari Minggu (4/6) itu harus isi acara di Jakarta, jadi kami kejar jam penerbangan pagi di Bandara Makassar” kata Fiersa di Instastorynya menceritakan kronologi kecelakaan yang ia alami.

Mobil Melaju Kencang Saat Fiersa Besari Kecelakaan

Fiersa dan tim pun berangkat dengan mobil travel pada tengah malam pukul 00.00 agar bisa mendapat jam penerbangan pesawat pagi hari, mobil juga melaju dengan kencang untuk mengejar jadwal penerbangan.

“Jam 12 malam kita sudah harus berangkat dan harus sampai Makassar pagi-pagi sekali, jadi memang mobilnya ngebut banget itu” lanjutnya..

Baca Juga : Fakta Terbaru Kecelakaan Kereta di India: 200 Orang Meninggal Dunia

Sopir Tertidur dan Terjadi Kecelakaan

Dalam perjalanan, Fiersa dan tim tertidur, hanya sopir dan salah satu anggota tim bernama Andi yang duduk di kursi depan masih terbangun.

Ketika Andi mengantuk tertidur, ternyata sopir yang menyetir juga ikut tidur, dan terjadilah kecelakaan tersebut.

“Andi doang yang mau tidur terakhir, sepertinya sopirnya juga ikut ketiduran sampai kecelakaan nabrak batu keras banget, kita semua sampai bangun dan teriak, keras banget emang tabrakannya” terangnya.

Kondisi jalan ketika kecelakaan sangat gelap, di depan jalan adalah jurang. Fiersa dan tim bersyukur meski kecelakaan dan menabrak dengan keras, mobil tidak sampai masuk ke jurang, mobil tertahan oleh batu besar yang ditabrak sehingga tidak sampai melaju ke jurang.

“Seingat kami dan sepenglihatan Andi yang duduk di depan itu memang udah gelap di depan, udah jurang, kalau tidak ada batu besar itu mungkin nasib kami sudah berbeda, beruntung nabrak batu itu” lanjutnya.

Kondisi Fiersa dan Tim

Fiersa dan tim menyatakan kondisi dalam keadaan baik, mereka bisa lanjutkan perjalanan sampai ke Bandara dan Jakarta setelah kecelakaan.

“Alhamdulilah baik-baik saja, kalau disebut parah ya lumayan, semuanya Alhamdulillah selamat” pungkas Fiersa.

Kecelakaan diduga terjadi di Sumpang Labbu, Desa Laliriawang, Bengo, Bone dimana jalannya berliku dan rawan kecelakaan. Fiersa dkk tidak membuat laporan polisi atas kejadian ini, semuanya langsung lanjut perjalanan.

“Kami tidak menerima laporan, mobil langsung berangkat saja ke Makassar” ungkap Kasat Lantas Polres Bone AKP Desi Ayu.

Baca Juga : Hati-Hati! Pelaku Begal Bermodus Kecelakaan di Lombok Timur Masih Berkeliaran