Puluhan Juta Orang Kawasan Asia Timur Dilanda Cuaca Dingin Ekstrem

Puluhan juta orang yang tinggal di kawasan Asia Timur diantaranya Korea Selatan dan Jepang harus menghadapi kondisi tak mengenakkan karena kawasan dilanda cuaca dingin yang begitu ekstrim.

Puluhan Juta Orang Kawasan Asia Timur Dilanda Cuaca Dingin Ekstrem
Puluhan juta orang kawasan Asia Timur dilanda cuaca dingin ekstrem. Gambar : AFP

BaperaNews - Puluhan juta orang yang tinggal di kawasan Asia Timur harus menghadapi kondisi tak mengenakkan karena hawa dingin yang sangat parah pada Rabu, (25/1).

Suhu tersebut berada di bawah angka nol derajat ditambah dengan adanya salju tebal yang menciptakan berbagai kekacauan perjalanan sejak memasuki masa liburan Tahun Baru Imlek.

Melihat cuaca dingin yang cukup memprihatinkan tersebut, membuat beberapa pakar iklim merilis berbagai peringatan terkait dengan cuaca ekstrem dimana merupakan dampak dari perubahan iklim secara global.

Pihak pejabat dari Korea Selatan sebelumnya juga sempat mengeluarkan peringatan terkait dengan turunnya salju yang lebat pada akhir pekan ini, seiring dengan kondisi suhu di Kota Seoul yang terus mengalami penurunan hingga minus 15 derajat Celcius.

Sedangkan tujuan wisata populer seperti Pulau Jeju, terdapat ratusan pembatalan penerbangan karena kondisi cuaca ekstrem yang masih terus terjadi. Selain, itu, terdapat juga banyak pembatalan dari perjalanan menggunakan kapal karena kondisi gelombang laut yang tinggi dan besar.

Woon Jin Kyu (Juru Bicara Administrasi Meteorologi Korea) menjelaskan bahwa kondisi tersebut merupakan tanda adanya perubahan iklim secara global.

Baca Juga : Mengurangi Kepadatan, Jepang Bayar Warga Rp 118 Juta Untuk Pindah Dari Tokyo

Ternyata tidak hanya di Korea Selatan saja yang mengalami kondisi buruk tersebut, Korea Utara juga mengalami cuaca dingin juga dengan suhu yang lebih rendah yakni minus 30 derajat Celcius.

Kemudian di negeri Sakura, Jepang, juga mengalami hal sama seperti Korea Selatan dan Korea Utara. Setidaknya terdapat pembatalan ratusan penerbangan untuk tujuan domestik per hari Selasa, 24 Januari 2023 dikarenakan adanya angin kencang hingga salju tebal yang membuat jarak pandang menjadi terganggu.

Terhitung ada 229 penerbangan yang harus dibatalkan dari All Nippon Airways (ANA)dan Japan Airlines (JAL). Tidak hanya transportasi udara saja yang terjadi banyak pembatalan, transportasi darat seperti kereta cepat juga harus dibatalkan.

Begitu juga di China, Otoritas Meteorologi juga membuat perkiraan bahwa penurunan salju besar akan terjadi di beberapa negara.

Pada hari Senin, 23 Januari 2023, pihak China merilis peringatan biru yang menandakan akan ada gelombang yang dingin.

Kota terdingin di bagian utara China bernama Mohe, pada Minggu (22/1) setidaknya memiliki suhu hingga minus 53 derajat Celcius. Berdasarkan pendapat para ahli, suhu tahun ini menjadi suhu paling rendah dan terdingin sepanjang masa.

Baca Juga : Kasus Mati Kesepian Menyebar Di Korea Selatan, Apa Itu Fenomena Godoksa?