Anggaran Karangan Bunga di Pemkot Bekasi Capai Rp 1 Miliar

Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan anggaran Rp 1,1 Miliar untuk Proyek pengadaan karangan bunga, Informasi tersebut dituliskan secara resmi di situs LPSE Bekasi

Anggaran Karangan Bunga di Pemkot Bekasi Capai Rp 1 Miliar
Anggaran karangan bunga di Pemkot Bekasi capai Rp 1 Miliar. Gambar : TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina

BaperaNews - Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan anggaran Rp 1,1 Miliar untuk proyek pengadaan karangan bunga yang dananya diambil dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) tahun 2022.

Informasi tersebut dituliskan secara resmi di situs LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) Bekasi.

Tertulis nilai paketnya Rp 1.139.790.000 dengan nilai paket 1.138.229.761. “Tender selesai” tulis laman tersebut.

Berdasarkan keterangan di laman Pemkot Bekasi, proyek pengadaan karangan bunga telah dimenangkan oleh CV Idea Kreasi Mandiri dengan nilai Harga Penawaran Rp 1.084.800.000 dan Harga Negosiasinya Rp 1.082.125.500.

Dituliskan pula alamat pemenang tender beserta NPWPnya dan satuan kerjanya ialah Sekretariat Daerah.

Besaran jumlah dana anggaran karangan bunga cukup jauh jika dibanding dengan Pemkot Bogor yang masih dalam range ratusan juta rupiah. Karangan bunga APBD Pemkot Bogor tahun 2022 hanya Rp 104 juta.

Baca Juga : 300 Ribu Rumah Tangga Bakal Dapat Kompor Listrik Gratis

Anggaran karangan bunga di Pemkot Bekasi terus naik sejak tahun 2020. Pada tahun 2020, nilainya mencapai Rp 964 juta yang kemudian kembali naik pada tahun 2021 sebesar Rp 993,3 juta. Serta pada tahun 2022 ini naik jadi Rp 1,1 Milyar.

Politikus Gerindra Arief Putuono menanggapi anggaran karangan bunga tersebut, menurutnya, itu ialah bentuk pemborosan.

“Yang pasti, itu adalah bentuk pemborosan oleh Pemkot Bekasi. Karena karangan bunga hanya bersifat seremoni sesaat dan bisa diganti pakai ucapan selamat lainnya” ujarnya (21/9).

Arief mengakui, di sisi lain, Pemkot Bekasi mungkin sudah membantu para pedagang bunga yang juga bermanfaat untuk perbaikan lingkungan di Bekasi, namun ia heran kenapa jumlahnya bisa mencapai miliaran rupiah, ia menduga ada oknum di baliknya.

“Sepertinya ada oknum Pemkot yang memang ingin dapat untung dari anggaran karangan bunga tersebut” pungkasnya.

Ketua DPR Bekasi Chairoman J. Putro sudah pernah membahas pada Januari 2022 lalu, menurutnya hal ini tidak masalah.

“Jadi kita paham tetap bukan berarti fasilitas karangan bunga pemborosan anggaran, tetap diutamakan prioritas gitu, jumlahnya juga disesuaikan dengan aktual realisasi anggarannya” terangnya.

Chairoman menyebut selain karangan bunga, ada anggaran lain yang harus dipahami.

“Bukan berarti Cuma infrastruktur, jadi seimbang, ekonomi, infrastruktur ada, dan social, itu juga butuh anggaran, jadi cukup dimaklumi” pungkasnya.

Baca Juga : Usai Serangan Hacker Bjorka, Kemenkeu Siap Tambah Anggaran BSSN